Atlético Madrid Curi Kemenangan Dramatis 2-1 atas Inter Milan di Metropolitano
Sundulan Telat José María Giménez Bawa Atlético Raih Tiga Poin
Atlético Madrid berhasil mengakhiri rekor sempurna Inter Milan musim ini di kompetisi UEFA Champions League 2025/2026 setelah menang dramatis 2-1 di markas sendiri, Wanda Metropolitano, pada Rabu dini hari 27 November 2025. Gol kemenangan dicetak oleh bek tengah José María Giménez melalui sundulan di masa injury time (menit ke-93), setelah skor sempat imbang sejak babak kedua.
Skor Terbalik dan Rekor Inter Terhenti
Kubu tuan rumah sempat memimpin lebih dulu di menit ke-9 melalui gol cepat dari Julián Álvarez, usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Namun keunggulan itu tak bertahan lama — pada menit ke-54 Inter menyamakan lewat tendangan Piotr Zieliński, memanfaatkan kesalahan bek Atletico. Skor 1-1 bertahan hingga hampir akhir laga.
Situasi berubah dramatis saat Atletico mendapatkan sepak pojok di menit akhir. Umpan dari tendangan sudut berhasil disundul Giménez ke pojok gawang, melengkapi comeback dan mematahkan rekor tak terkalahkan Inter di Eropa musim ini.
Dinamika Laga dan Perlawanan Sengit Inter Milan
Dari awal pertandingan, Atletico bermain agresif dan menciptakan beberapa peluang melalui pressing tinggi dan pergerakan cepat sayap. Meski Inter sempat mengambil alih penguasaan bola di babak kedua, mereka kesulitan menembus pertahanan solid Atletico. Kiper pengganti Atletico tampil sigap menghalau beberapa ancaman termasuk tembakan dari jarak jauh.
Inter berusaha menekan setelah gol penyama, namun keberhasilan mereka dibayar mahal: sudut strategi tendangan mati Atletico dan kedisiplinan bertahan membalikkan kisah di menit injury time. Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengaku hasil ini sangat menyakitkan karena timnya merasa sudah menguasai jalannya pertandingan sebelum akhir tragis.
Implikasi Kemenangan dan Prospek Lolos Grup
Kemenangan ini memberi angin segar bagi Atletico — tiga poin penting, menjaga asa lolos dari fase grup, dan membuktikan bahwa mental juara mereka masih kuat ketika menghadapi tekanan tinggi. Dengan hasil ini, Atletico memperbaiki posisi di klasemen grup dan memberikan sinyal bahwa mereka tak bisa diremehkan, terutama di kandang sendiri. Dilansir dari LAPKV.
Sementara itu bagi Inter Milan, kekalahan ini mengakhiri start sempurna mereka di Champions League dan menjadi peringatan keras bahwa setiap detail — termasuk bola mati — bisa menentukan nasib di turnamen top Eropa. Tim perlu segera bangkit sebelum laga selanjutnya jika ingin tetap menjaga ambisi juara.
